agnosia
agnosia
Ringkasan Singkat
Kehilangan atau gangguan kemampuan untuk mengenali stimulus sensorik akibat kerusakan otak, meskipun fungsi indra dasar tetap utuh.
Agnosia adalah gangguan neuropsikologis di mana individu kehilangan kemampuan untuk mengenali atau menghargai sifat dari stimulus sensorik, yang disebabkan oleh kerusakan atau gangguan pada area tertentu di otak. Hal yang khas dari agnosia adalah bahwa organ indra itu sendiri (seperti mata atau telinga) masih berfungsi normal, namun otak tidak dapat menginterpretasikan informasi yang diterima.
Terdapat beberapa tipe agnosia yang spesifik terhadap modalitas sensorik tertentu:
- Agnosia Visual: Ketidakmampuan mengenali objek yang dilihat.
- Agnosia Auditoris: Ketidakmampuan mengenali suara.
- Agnosia Taktil: Ketidakmampuan mengenali objek melalui sentuhan.
Setiap tipe memiliki berbagai subtipe, seperti prosopagnosia (ketidakmampuan mengenali wajah). Agnosia memberikan bukti penting dalam neurosains kognitif tentang bagaimana otak memproses persepsi secara terpisah dari sensasi dasar.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Farah, M. J. (2004). Visual Agnosia. MIT Press.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.